Monday, February 9, 2015

FIRST TRIP TO PANGKIL

Tanjungpinang, 09 Februari 2015

#Tanjungpinang- Tanjung siambang; Dompak.

Pagi itu,setelah syuro YGE di Pusat Quran Indonesia (sekalian promosi, siapa tau ada yang sedang mencari tempat buat belajar al quran), kami bergegas ke “markas”, ada majlis murobbi. Sampai dzuhur, kelar. Niatnya langsung mau lanjut ke dompak, sedikit menunggu, soalnya kunci motor belum ditemukan saat itu. beberapa menit kemudian, ketemu. Meluncur! Setelah semuanya berkumpul di batu 8, perjalanan dilanjutkan. Jembatan satu, dua terlewati. Lanjut entah sampai beberapa bundaran dan sempat salah jalan, akhirnya sampai ketangjung siambang.


#Tanjung Siambang- Pangkil (Pompong; Laut)

Beberapa menit kami nyampe dujung pelabuhan, datanglah pompong yang akan mengantarkan kami ke pulau seberang. Ngeri- ngeri sedap pas diatas pompong. Kata “sesepuh“ yang sekaligus “guide” (peace kak nurul :D) kami waktu itu, ombak nya “sesuatu”. Bismillahi majreeha wamursaaha . Perjalanan dimulai. Gak basah, yang dirasa, laut waktu itu terlalu banyak tanjakan. Setengah jam, tiba!
Pangkil, Iam coming!!


#Pangkil

Harusnya diatas kujelaskan dulu hajat kami datang kesana. Hem, tapi yang jelas, walaupun saat itu kami rombongan (7 orang), kami bukan mau melamar dara ataupun bujang tanah seberang, karna kalo tujuan kami buat melamar pastilah akan berpencar setelah sampai. Hahaha.... lupakan!
Habis minum teh dan "say hello" seadanya, kami diajak sesepuh masuk kegedung serbaguna. Daaan, anak-anak sudah ramai dan menurut info yang didapat (dari ibu-ibu yang kebetulan nunggu kami) ternyata mereka juga sudah lama nungguin kami. Dibagi beberapa kelompok,dan Mentoring dimulaii..


#Mentoring

Nah, inilah tujuan kami kepangkil. M-E-N-T-O-R-I-N-G. Salut sama orang tua yang begitu peduli dengan perkembangan pengetahuan anak. Aku tak tau jelas semuanya dimulai dari mana, hingga ibu-ibu disana sepakat menjadikan mentoring sebagai kegiatan tambahan buat anak-anak.

Minggu itu memang sengaja ikut sesepuh yang sebelumnya sudah beberapa kali kesana buat mentoring juga. Akhirnya ketemu mereka, remaja- remaja yang bersemangat buat mentoring. Pertemuan kami tak terlalu lama. Semoga saja, pesan diakhir pertemuan sesepuh ke adek-adek selalu diingat.” insyaaAllah dalam beberapa waktukedepan, kita akan rutin dengan mentoring ini. Nah, kenapa kita mentoring? Mau keren, keche? (dibaca dengan bunyi huruf C dan H dengan jelas) ya, Kita mulai dengan mentoring”. #eaakkkk.
Selesai! Metoring ditutup, siap-siap ashar. Sebelum kembali kepinang, kami menikmati jamuan makan yang sudah dibuat.

Alhamdulillah, special sekali mentoringnya.
Jam setengah lima kami pamit. Daaan, perjalanan dilaut lagiiiii :D

#Pangkil- Tanjungsiambang

Pulang agak beda dengan pergi. Kata temen, kalo pergi tadi ngikuti arah, sekarang melawan arah (mungkina arah angin). Benar saja! Ombaknya luar biasa. Hemm.. Semua ciptaan Allah bertasbih, gunung-gunung, batu, pohonbahkanair dilautan. Begitupun ombak itu.

Tiba ditanjungsiambang, aku basah (walau cuma sebelah).! Alhamdulillah, selamat. Tujuan kearah motor dan kami kembali ketujuan masing-masing.
Berharap, masih diberi kesempatan dan kelapangan waktu untuk kembali silaturrahim kesana lagi.

0 komentar:

Post a Comment